Sebaiknya Ketahui Gejala Kanker Serviks Ini untuk Deteksi Dini

Wanita masa kini haruslah aware dengan berbagai isu terkini terutama masalah kesehatan wanita. Dengan berbagai dukungan teknologi dan kemajuan zaman, Anda bisa mendapatkan informasi dengan up to date dari berbagai sumber untuk meningkatkan pengetahuan serta memanfaatkannya. Salah satu topik yang perlu diketahui adalah mengenai kesehatan wanita sehingga Anda sendiri bisa memanfaatkan informasi tersebut untuk meningkatkan kesehatan. Sebagai contohnya, adalah informasi mengenai kanker serviks yang merupakan jenis kanker kedua terbanyak memakan korban setelah kanker payudara. Bagi Anda yang masih belum memiliki informasi lengkap mengenai jenis kanker ini, berikut adalah gejala kanker serviks dan apa yang bisa menjadi penyebabnya untuk acuan Anda lebih menjaga diri dari penyakit ganas tersebut.

Kanker serviks merupakan penyakit bermutasinya sel normal menjadi sel abnormal yang terjadi di mulut rahim atau serviks. Serviks sendiri merupakan bagian yang menghubungkan vagina dengan rahim wanita. Pada serviks memproduksi lendir yang berguna untuk pelumas saat berhubungan seksual, mengantarkan sperma menuju rahim dan menutup rahim jika terjadi pembuahan. Saat muncul sel kanker, akan menghambat kerja dari serviks normal dan bahkan sel kanker dapat menjalar semakin luas hingga ke area rahim dan saluran kandung kemih.

Penyakit kanker serviks menjadi kanker yang paling mematikan setelah kanker payudara di Indonesia. Hal ini terjadi karena kanker serviks tidak menimbulkan gejala yang aneh hingga ia masuk ke stadium lanjut. Padahal di stadium lanjut, cara pengobatannya lebih sulit dan beresiko. Karenanya, Anda sebagai wanita masa kini harus lebih waspada dengan cara mengetahui gejala dari kanker serviks sedini mungkin. Berikut ini adalah gejala dari kanker serviks yang perlu Anda waspadai:

  • Terjadi pendarahan diluar masa menstruasi dari vagina.
  • Terasa nyeri setelah berhubungan badan atau pada saat berhubungan badan.
  • Siklus menstruasi tidak teratur.
  • Nyeri di bagian panggul atau di pinggang.
  • Berat badan menurun dan sering merasa lemas atau lelah.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Vagina keluar cairan yang tidak normal dan berbau.
  • Salah satu kaki membengkak.

Penyebab kanker serviks adalah infeksi dari virus Human Papilloma (HPV). Selain itu ada faktor resiko yang membuat seorang wanita memiliki resiko lebih tinggi untuk bisa menderita kanker serviks dibandingkan wanita lainnya. Faktor resiko tersebut antara lain:

  • Wanita yang sering melakukan hubungan seksual dengan banyak pasangan.
  • Menggunakan sex toys yang tidak higienis.
  • Hubungan seksual yang tidak aman atau tanpa kondom.
  • Pernah melahirkan di usia terlalu muda atau terlalu tua.
  • Terlalu sering melahirkan dengan jarak kelahiran pendek.
  • Merokok.
  • Tidak mendapatkan vaksin HPV.

Setelah mengetahui penyebab dan gejala kanker serviks, Anda seharusnya juga mencari tahu cara pencegahannya. Tentu saja cara mencegah yang paling baik adalah membekali diri dengan vaksin HPV. Selain itu menjauhi kebiasaan yang menjadikan Anda memiliki faktor resiko tinggi juga perlu mulai dilakukan. Setiap pada pasangan, menjaga jarak kehamilan dan menjaga kebersihan area kewanitaan merupakan kebiasaan baik yang perlu Anda terapkan. Selain itu, kini Anda bisa mendeteksi apakah Anda memiliki sel kanker atau tidak di bagian mulut rahim dengan melakukan tes Pap Smear. Pap Smear dapat mendeteksi sel kanker meski baru berada di stadium awal. Dengan begitu Anda dapat langsung melakukan pengobatan sehingga kesempatan untuk bisa bebas dari sel kanker dan sembuh masih sangat besar.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *